Perkembangan Konveksi di Surabaya

Industri konveksi di ibu kota Jawa Timur yaitu Surabaya semakin berkembang. Salah satunya CV RONGGO BERKAWAN mengemukakan, masuknya pakaian luar tidak berpengaruh terhadap produksinya. Hal ini dikarenakan jenis produk yang dibuat sudah memiliki pangsa pasar tersendiri

Di wilayah ini sendiri sudah ada konveksi, apalagi dengan banyaknya penjual kain sekitaran jalan tepatnya Pasar Kapasan banyak berdiri toko-toko kain yang menjual berbagai macam bahan serta produk lokal lainnya
Menurut CV RONGGO BERKAWAN, produk konveksi Surabaya banyak dipasarkan ke wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Produk biasanya para pengusaha kaos, pengecer hingga produsen baju yang memasarkan baik ecer maupun grosir

Produk yang dihasilkan CV RONGGO BERKAWAN didominasi kaos, kemeja, jaket, polo dan lainnya. Total produksi perminggu bisa mencapai puluhan hingga ribuan potong kaos maupun produk konveksi lainnya

Meskipun masih khusus untuk pasar lokal saja, untuk dapat bersaing dengan kompetitor, para produsen konveksi di Surabaya juga terus mengikuti gaya mode supaya tidak ketinggalan zaman. Selain membuat produk sesuai desain sendiri, produsen juga membuat produk berdasarkan desain dari pelanggan.

Khususnya untuk pakaian kaos, untuk kaos perempuan, harus sering di rubah agar model tidak ketinggalan zaman. Kadang juga membuat kaos sesuai pesanan, biasanya dalam jumlah besar,” tutur CV RONGGO BERKAWAN.
Industri konveksi di Kapasan tersebut mulai berkembang sejak dua ribu tujuh belas, Namun berkembang pesat dua tahun belakangan. Berhubung semakin meningkatnya pasar pakaian. Kesejahteraan para produsen semakin meningkat, sehingga dapat mendirikan pertokoan di pinggir jalan.

Para produsen di kawasan Surabaya berharap pemerintah daerah maupun pusat untuk memberikan bantuan permodalan, maupun perluasan pangsa pasar. Dengan demikian para pengusaha industri baik itu kelas rumah tangga, kelas menengah dapat bersaing di level dunia.